Wujudkan Madrasah Ramah Anak, MAN IC Paser Hadirkan Kepala DP2KBP3A Paser pada MATAMUDA 2026

By. Admin Humas in Madrasah

Card image cap
Paser (Madrasah) – Komitmen MAN Insan Cendekia Paser dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berpihak pada hak-hak anak terus diperkuat melalui pelaksanaan Masa Ta'aruf Madrasah Murid Baru (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027. Salah satu rangkaian kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Paser, Amir Faisol, sebagai narasumber materi Madrasah Ramah Anak (MRA).

Dalam pemaparannya, Amir Faisol menegaskan bahwa sekolah maupun madrasah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi setiap anak. Menurutnya, lingkungan belajar yang bebas dari segala bentuk kekerasan, perundungan, diskriminasi, maupun perlakuan yang merendahkan merupakan fondasi penting bagi tumbuh kembang murid secara optimal.

"Madrasah Ramah Anak bukan sekadar sebuah program, tetapi komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak selama berada di lingkungan pendidikan. Setiap murid berhak memperoleh perlindungan, penghargaan, serta kesempatan untuk berkembang sesuai dengan potensi yang dimilikinya," jelas Amir Faisol.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan penerapan Madrasah Ramah Anak memerlukan kolaborasi seluruh warga madrasah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, orang tua, hingga murid. Budaya saling menghargai, melindungi, dan memberikan ruang partisipasi kepada anak menjadi kunci terciptanya lingkungan belajar yang positif.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan sekaligus Ketua Panitia MATAMUDA, Susmini, M.Pd., menegaskan bahwa MAN Insan Cendekia Paser memandang madrasah sebagai rumah kedua bagi setiap murid baru. Oleh karena itu, madrasah berkomitmen memberikan layanan terbaik, baik melalui penyediaan fasilitas yang mendukung maupun layanan pendidikan yang berkualitas.

"Madrasah adalah rumah kedua bagi murid baru. Sudah selayaknya kami memberikan layanan terbaik, baik dari sisi fasilitas maupun layanan pendidikan, agar setiap murid merasa aman, nyaman, dan mampu mengembangkan potensi dirinya secara optimal," ungkap Susmini.

Melalui pembekalan ini, diharapkan seluruh warga MAN Insan Cendekia Paser semakin memahami pentingnya mewujudkan Madrasah Ramah Anak sebagai budaya bersama. Dengan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan penuh penghargaan, madrasah diharapkan mampu melahirkan generasi yang berprestasi, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap sesama. (ana)

Kembali