Perkuat Kolaborasi dan Budaya Kerja, GTK MAN IC Paser Ikuti Capacity Building

By. Admin Humas in Madrasah

Card image cap
IKN (Humas) — MAN Insan Cendekia Paser menggelar kegiatan Capacity Building pada 30–31 Mei 2026 dengan mengusung tema “Profesional, Berintegritas, dan Melayani dengan Hati”. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) ini menjadi bagian dari upaya penguatan budaya kerja, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan komitmen bersama dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas.

Kegiatan diawali dengan laporan ketua pelaksana yang menyampaikan tujuan pelaksanaan Capacity Building sebagai sarana pengembangan kompetensi, penguatan karakter kerja, serta peningkatan semangat kolaborasi di lingkungan MAN IC Paser. Selain menjadi media pembelajaran bersama, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat sinergi antar GTK dalam mendukung kemajuan madrasah.

Dalam sambutannya, Kepala MAN Insan Cendekia Paser, H. Muhammad Nur, menegaskan pentingnya membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian target, tetapi juga menjunjung tinggi integritas dan semangat pelayanan.

"Profesionalisme, integritas, dan pelayanan yang tulus merupakan fondasi penting dalam membangun lembaga pendidikan yang unggul. Melalui kegiatan Capacity Building ini, saya berharap seluruh guru dan tenaga kependidikan semakin memahami peran masing-masing dalam mendukung kemajuan madrasah serta memberikan layanan terbaik kepada peserta didik, orang tua, dan masyarakat," ujarnya.

Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa keberhasilan sebuah lembaga tidak hanya ditentukan oleh sarana dan program yang dimiliki, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusianya.

"Kita ingin MAN IC Paser menjadi lembaga pendidikan yang terus berkembang dan dipercaya masyarakat. Karena itu, budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan melayani dengan hati harus menjadi karakter yang melekat pada setiap insan madrasah," tambahnya.

Pada sesi utama, peserta mendapatkan materi mengenai budaya kerja di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang disampaikan oleh Hendra Wardana, Pejabat Fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Madya pada Direktorat Pemberdayaan Masyarakat, beserta tim. Dalam paparannya, beliau menjelaskan berbagai nilai dan budaya kerja yang menjadi fondasi pembangunan IKN, seperti kolaborasi, inovasi, profesionalisme, adaptasi terhadap perubahan, serta pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Materi yang disampaikan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Diskusi yang berlangsung secara interaktif memberikan banyak wawasan baru mengenai pentingnya membangun budaya kerja yang adaptif dan responsif dalam menghadapi tantangan organisasi dan dunia pendidikan yang terus berkembang.

Untuk mempererat kebersamaan dan membangun kekompakan tim, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai games interaktif yang melibatkan seluruh peserta. Suasana penuh semangat dan keakraban mewarnai jalannya kegiatan hingga sesi pembagian doorprize yang menjadi penutup rangkaian acara.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Hubungan Masyarakat, Tino Wahyu Herdianto, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, Capacity Building ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen seluruh GTK dalam membangun budaya kerja yang unggul.

"Kegiatan ini bukan hanya menjadi sarana peningkatan kapasitas sumber daya manusia, tetapi juga wadah untuk memperkuat semangat kebersamaan dan kolaborasi. Materi yang disampaikan memberikan perspektif baru kepada kami tentang pentingnya profesionalisme, integritas, dan pelayanan yang berorientasi pada kepuasan masyarakat. Harapannya, nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan dapat diimplementasikan secara nyata dalam setiap aspek layanan dan pengelolaan madrasah," ungkap Tino.

Melalui kegiatan Capacity Building yang berlangsung selama dua hari ini, MAN Insan Cendekia Paser berharap seluruh GTK semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat integritas, serta menghadirkan layanan pendidikan yang humanis dan berkualitas demi terwujudnya madrasah yang unggul, berprestasi, dan terpercaya. (myh)
Kembali