Inspektorat Jenderal Kemenag Dorong Penguatan Zona Integritas di MAN IC Paser

By. Admin Humas in Madrasah

Card image cap
Paser (Madrasah) – Upaya membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berorientasi pelayanan publik terus diperkuat di lingkungan Kementerian Agama. Hal itu mengemuka dalam kegiatan Pembinaan Pegawai oleh Inspektur I Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia yang digelar di Aula PTSP MAN Insan Cendekia Paser, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Inspektur I Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI Ahmadun, S.Ag., M.Pd. beserta tim, Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Paser Syarifuddin, Kasubbag Tata Usaha Kemenag Paser Rusmadi, perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Timur, seluruh guru dan tenaga kependidikan MAN IC Paser, serta para kepala MIN, MTsN, dan MAN di wilayah Kabupaten Paser.

Kepala MAN IC Paser, Muhammad Nur dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim Inspektorat Jenderal. Ia menegaskan bahwa madrasah terus berupaya menghadirkan pelayanan terbaik dengan berpedoman pada lima budaya kerja Kementerian Agama.

“Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan prima sekaligus menghadirkan berbagai inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan,” ujarnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Kemenag Kabupaten Paser, Syarifuddin, berharap pembinaan tersebut mampu memperkuat tata kelola MAN IC Paser sekaligus menjadi inspirasi bagi madrasah lain di Kabupaten Paser.

Ia menekankan bahwa pembangunan Zona Integritas (ZI) tidak boleh berhenti pada pemenuhan dokumen administrasi atau indikator penilaian semata.

“Zona Integritas harus diwujudkan dalam komitmen dan diterapkan secara nyata dalam budaya kerja sehari-hari,” tegasnya.

Sambutan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Timur yang dibacakan oleh Penelaah Teknis Kebijakan Organisasi dan Tata Laksana, Sheila Medina, turut menegaskan bahwa Zona Integritas harus tumbuh sebagai bagian dari budaya organisasi secara menyeluruh.

Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa pendampingan dari Inspektorat Jenderal merupakan momentum penting bagi MAN IC Paser untuk memperkuat budaya kerja yang profesional dan berintegritas. Kanwil Kemenag Kalimantan Timur juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung berbagai inovasi yang dikembangkan satuan kerja Kementerian Agama di wilayah Kalimantan Timur.

Pada sesi pembinaan, Inspektur I Itjen Kemenag RI, Ahmadun, mengajak seluruh peserta mengubah pola pikir dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada hakikatnya bertujuan menghadirkan birokrasi yang benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

“Mindset lama seperti ‘kalau bisa dipersulit, kenapa dipermudah’ harus ditinggalkan. Pelayanan publik harus memberikan kemudahan dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, terdapat tiga faktor utama yang menentukan keberhasilan pembangunan Zona Integritas, yakni komitmen pimpinan, inovasi berkelanjutan, serta manajemen media yang mampu mengomunikasikan berbagai perubahan dan capaian organisasi kepada publik.

Melalui pembinaan ini, MAN IC Paser diharapkan semakin memperkuat budaya kerja yang berintegritas, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik, sekaligus menjadi contoh penerapan Zona Integritas bagi satuan kerja Kementerian Agama di Kabupaten Paser.(fhm)
Kembali