I-Fest 2026 Resmi Dibuka, MAN IC Paser Hadirkan Ajang Nasional

By. Admin Humas in Madrasah

Card image cap
Paser — MAN Insan Cendekia Paser kembali menghadirkan semangat kreativitas, kompetisi, dan kebersamaan melalui Insan Cendekia Festival (I-Fest) 2026. Kegiatan tahunan tersebut resmi dibuka pada Senin, 24 Agustus 2026, di Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu MAN IC Paser. Rangkaian pembukaan berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WITA.

Pembukaan I-Fest 2026 dihadiri oleh Kepala Madrasah, unsur pimpinan, Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), serta murid MAN IC Paser. Turut hadir sejumlah tamu undangan, di antaranya Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Paser, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Desa Sempulang, Sekretaris dan Bendahara Komite Habibie Ainun MAN IC Paser, serta para sponsor dan media partner, kepala sekolah dan pendamping peserta, serta seluruh peserta I-Fest 2026.

Mengusung tema “Paradise” dengan subtema “In This Realm of Glory, Your Golden Hour Will Shine”, I-Fest 2026 menjadi ruang bagi para peserta untuk menunjukkan potensi terbaik, berkompetisi secara sportif, serta menciptakan pengalaman dan cerita yang bermakna.

I-Fest merupakan salah satu event tahunan dalam rangkaian kegiatan hari jadi MAN IC Paser bersama enam MAN Insan Cendekia lainnya yang lahir berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama pada masa kepemimpinan Lukman Hakim. Tahun ini, kemeriahan I-Fest semakin istimewa karena diikuti oleh 614 peserta, baik secara daring maupun luring, yang tidak hanya berasal dari Kalimantan Timur, tetapi juga ada dari provinsi lainnya, yangmana I-Fest 2026 adalah event cakupan nasional.

Ketua Panitia I-Fest 2026, Nadhif Arabi Fakhrurrazi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan, khususnya para sponsor dan mitra.

“Terima kasih sebanyak-banyaknya dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, madrasah, peserta, media partner dan seluruh pihak yang memberikan dukungan sehingga I-Fest 2026 dapat terlaksana. Secara khusus kepada para sponsor dan mitra sehingga I-Fest dapat terlaksana,” ungkap Nadhif.

Ia juga mengajak para peserta untuk tidak sekadar hadir dan mengikuti perlombaan, tetapi menjadikan setiap proses sebagai pengalaman yang berharga.

“Jangan hanya datang untuk menjadi bagian dari acara ini, tetapi jadilah bagian dari cerita di dalamnya. Nikmati setiap perlombaan, setiap pertemuan, setiap tawa, dan setiap momen yang kamu temukan hari ini,” pesannya.

Pesan tersebut selaras dengan semangat subtema I-Fest 2026, “In This Realm of Glory, Your Golden Hour Will Shine”, yang mengajak setiap peserta menemukan dan memancarkan momen terbaiknya dalam ruang kompetisi dan kebersamaan.

Sementara itu, Kepala MAN IC Paser, Muhammad Nur, mengapresiasi kerja keras para murid yang mampu menyelenggarakan I-Fest secara mandiri.

“Kami sangat salut dan sangat mengapresiasi ananda yang sanggup mengadakan kegiatan ini dengan kaki sendiri. Ini membuktikan kalian adalah murid MAN Insan Cendekia yang luar biasa,” tuturnya.

Menurutnya, I-Fest tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran bagi para murid dalam mengembangkan kepemimpinan, tanggung jawab, dan kemampuan mengelola sebuah kegiatan berskala nasional.

Kepada para peserta, Muhammad Nur berpesan “Jadilah pemenang yang rendah hati. Kalau pun belum bisa menang, jadilah peserta yang bisa berbesar hati,” pesannya.

Ia juga meminta panitia untuk menjadi kakak pendamping yang suportif bagi seluruh peserta sehingga semangat Paradise dapat benar-benar dirasakan sepanjang pelaksanaan I-Fest 2026.

Pesan penguatan turut disampaikan Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Paser, Syarifuddin. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjaga mental juara, yaitu kemampuan menerima kemenangan dengan rendah hati sekaligus menerima kekalahan dengan lapang dada.

“Seperti motivasi luar biasa yang disampaikan ketua panitia dan Pak Kamad, motivasi ke semua anak-anakku semua untuk selalu menjaga mental juara, artinya meskipun tidak menang tetap bisa berbesar hati menerima kekalahan,” ujarnya.

Ia menilai I-Fest menjadi ruang pembelajaran yang penting, bukan hanya bagi peserta, tetapi juga bagi seluruh panitia yang merupakan murid MAN IC Paser.

“Jadikanlah ini sebagai ajang menempa kualitas diri kita agar nanti selesai dari MAN IC Paser bisa menjadi insan-insan yang berguna bagi bangsa dan negara, bermanfaat bagi masyarakat luas,” tambahnya.

Kepada para peserta, Syarifuddin berpesan agar I-Fest menjadi momentum untuk meningkatkan kemampuan dan menjadikan setiap proses kompetisi sebagai pengalaman bermakna.

“Teruslah belajar menuntut ilmu, raih prestasi, harumkan madrasahmu,” ujar Syarifuddin.

Pembukaan I-Fest 2026 semakin semarak dengan rangkaian penampilan dan seremoni, mulai dari video Treasure I-Fest 2026, penampilan orkestra murid MAN IC Paser, pemukulan gong oleh Plt Kepala Kantor Kemenag Paser sebagai simbol resmi pembukaan, foto bersama.

Dengan tema “Paradise” dan semangat “In This Realm of Glory, Your Golden Hour Will Shine”, I-Fest 2026 diharapkan menjadi ruang bagi setiap peserta untuk berani tampil, berkompetisi, belajar, dan menemukan momen terbaik dalam perjalanan mereka.

Sebagaimana pesan Ketua Panitia Nadhif Arrabi Fakhrurrazi, setiap perlombaan, pertemuan, tawa, dan momen yang tercipta hari ini kelak dapat menjadi bagian berharga dari perjalanan kehidupan.

Selamat datang di Insan Cendekia Festival Tahun 2026. Di ruang penuh kemuliaan ini, biarkan golden hour-mu bersinar. (nan)
Kembali