Perkuat Budaya Riset Murid: MAN IC Paser Berjalan Program Karya Tulis Ilmiah

By. Admin Humas in Madrasah

Card image cap
Paser (Madrasah) – MAN Insan Cendekia Paser kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya ilmiah di lingkungan madrasah melalui pelaksanaan Sidang Proposal Karya Tulis Ilmiah (KTI) bagi murid kelas XI pada 14–15 Juli 2026 serta Sidang Hasil KTI bagi murid kelas XII pada 16–17 Juli 2026. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme.

Sidang Proposal KTI menjadi tahapan penting bagi murid kelas XI untuk mempresentasikan rancangan penelitian yang telah disusun di hadapan dewan penguji. Melalui kegiatan ini, para murid memperoleh berbagai masukan, saran, dan arahan guna menyempurnakan metodologi maupun substansi penelitian sebelum memasuki tahap pelaksanaan.

Sementara itu, murid kelas XII melaksanakan Sidang Hasil KTI sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik atas penelitian yang telah mereka lakukan selama proses pembelajaran. Dalam sidang tersebut, para murid memaparkan hasil penelitian, temuan, serta memberikan argumentasi ilmiah terhadap pertanyaan dan masukan dari para penguji.

Pelaksanaan sidang melibatkan guru pembimbing dan dewan penguji yang memberikan penilaian secara objektif terhadap kualitas proposal maupun hasil penelitian para murid. Kegiatan ini tidak hanya mengukur kemampuan akademik, tetapi juga melatih keterampilan berpikir kritis, komunikasi ilmiah, serta kemampuan mempertahankan hasil penelitian secara sistematis.

Ketua Litbang MAN Insan Cendekia Paser, Rini Irmah, menyampaikan bahwa sidang KTI merupakan bagian penting dalam membentuk karakter akademik murid. Menurutnya, proses penelitian tidak hanya menghasilkan sebuah karya ilmiah, tetapi juga menumbuhkan rasa ingin tahu, kemampuan menganalisis permasalahan, serta keberanian menyampaikan gagasan berdasarkan data dan fakta.

"Melalui sidang proposal dan sidang hasil KTI, murid belajar bagaimana sebuah penelitian disusun secara sistematis, diuji secara ilmiah, dan dipertanggungjawabkan di hadapan para penguji. Kami berharap pengalaman ini menjadi bekal yang kuat untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi maupun menghadapi tantangan di masa depan," ujar Rini Irmah.

Kepala MAN Insan Cendekia Paser, Muhammad Nur, memberikan apresiasi kepada seluruh murid, guru pembimbing, dan dewan penguji yang telah berkontribusi sehingga seluruh rangkaian sidang dapat terlaksana dengan baik.

"Karya Tulis Ilmiah merupakan salah satu ciri khas pembelajaran di MAN Insan Cendekia. Kami ingin membangun budaya riset sejak dini agar murid tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan melalui penelitian. Alhamdulillah, pelaksanaan sidang tahun ini berjalan lancar dan menunjukkan kualitas penelitian murid yang terus meningkat," ungkap Muhammad Nur.

Melalui penyelenggaraan Sidang Proposal dan Sidang Hasil KTI secara berkesinambungan, MAN Insan Cendekia Paser terus memperkuat budaya penelitian sebagai salah satu keunggulan madrasah. Diharapkan, berbagai karya ilmiah yang dihasilkan para murid tidak hanya memenuhi tuntutan akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta memberikan manfaat bagi masyarakat. (myh)
Kembali