MAN IC Paser Menuju WBK dan WBBM, TPI Kemenag RI Lakukan Visitasi Lapangan

By. Admin Humas in Madrasah

Card image cap
Paser (Madrasah) — Upaya MAN Insan Cendekia (IC) Paser membangun Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) memasuki tahap penting. Tim Penilai Internal (TPI) Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI melakukan visitasi lapangan untuk menilai kesiapan madrasah tersebut, mulai dari administrasi, pelayanan publik, hingga dampak inovasi yang dirasakan masyarakat pada Rabu, 20 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh Tim Zona Integritas MAN IC Paser yang terlibat dalam pengembangan enam area perubahan reformasi birokrasi di lingkungan madrasah.

Ketua Tim TPI, Ahmad Tobib, menjelaskan bahwa visitasi dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara dokumen administrasi dengan kondisi nyata di lapangan.

“Yang dilihat bukan hanya administrasi, tetapi sinkronisasi antara data dan implementasi di lapangan,” ujarnya.

Ia menyebut, penilaian mengacu pada PermenPANRB Nomor 90 Tahun 2021, dengan fokus pada inovasi yang berdampak serta pelayanan publik yang dapat dirasakan tidak hanya oleh internal madrasah, tetapi juga masyarakat luas.

“Pelayanan MAN IC harus sampai kepada stakeholder dan memberi dampak nyata,” katanya.

Selain pemeriksaan dokumen, tim juga melakukan peninjauan sarana dan prasarana, fasilitas layanan, serta wawancara terhadap pihak terkait sebagai bagian dari proses verifikasi.

Visitasi tersebut menjadi kelanjutan dari perjalanan pembangunan Zona Integritas di MAN IC Paser yang telah dimulai sejak 2020.

Kepala MAN IC Paser, Muhammad Nur, mengatakan bahwa proses membangun budaya kerja berintegritas membutuhkan komitmen dan perubahan pola pikir secara menyeluruh.

“Kami merintis Zona Integritas sejak 2020. Ini bukan proses yang mudah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengembangan kelembagaan di MAN IC Paser dilakukan melalui pola pikir reformasi, bukan sekadar perubahan bertahap biasa.

Sebagai madrasah unggulan, MAN IC Paser selama ini dikenal berfokus pada penguatan pendidikan agama, sains, teknologi, dan akademik.

M. Nur mengungkapkan, MAN IC Paser sebelumnya telah mengikuti penilaian Zona Integritas pada 2022, namun saat itu masih diminta melakukan berbagai pembenahan sebelum melangkah ke tahap berikutnya.

“Tahun 2025 kami berhasil lolos ke tahap TPI Itjen Kemenag RI. Ini menjadi motivasi untuk terus memperbaiki layanan dan inovasi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Paser, Maslekhan, menegaskan bahwa setiap catatan dari tim penilai harus dijadikan bahan evaluasi untuk pengembangan lembaga.

“Apapun yang menjadi catatan, tolong dilaksanakan. Kalau ingin berkembang, tidak perlu mengeluh,” tegasnya.

Melalui visitasi ini, MAN IC Paser diharapkan mampu memperkuat kualitas pelayanan publik dan mewujudkan tata kelola madrasah yang profesional, transparan, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat dalam rangka meraih predikat WBK dan WBBM.(fhm)
Kembali