Malang (Madrasah)– MAN Insan Cendekia Paser terus mendorong murid untuk mengenal lebih dekat dunia perguruan tinggi dan mempersiapkan pilihan pendidikan lanjutan sesuai minat serta cita-cita. Salah satunya melalui kegiatan pengenalan pendidikan kedokteran yang menghadirkan dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang.
Dalam kegiatan tersebut, murid mendapatkan materi langsung dari Dr. drg. Risma Aprinda Kristanti, M.Si., selaku Koordinator/Ketua Program Studi Pendidikan Dokter FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang periode 2025–2029. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan departemen kedokteran, gambaran kehidupan perkuliahan, kompetensi yang dipelajari, hingga jalur penerimaan mahasiswa baru.
Dalam pemaparannya, Dr. drg. Risma Aprinda Kristanti memperkenalkan lingkungan akademik dan sistem pembelajaran di Program Studi Pendidikan Dokter FKIK UIN Maliki Malang. Murid juga memperoleh informasi mengenai berbagai bidang keilmuan dan keterampilan yang perlu dikuasai selama menempuh pendidikan kedokteran.
Salah satu keunggulan yang diperkenalkan adalah pembelajaran mengenai kesehatan haji. Materi tersebut menjadi bagian dari kekhasan pembelajaran yang selaras dengan visi Program Studi Pendidikan Dokter UIN Maliki Malang dalam mengembangkan bidang keilmuan kesehatan haji.
Tidak hanya membahas aspek akademik, murid juga diajak mengenal kehidupan mahasiswa kedokteran, mulai dari perkuliahan di kelas, diskusi kelompok, praktikum laboratorium, hingga pembelajaran klinis. Berbagai aktivitas tersebut menuntut mahasiswa memiliki kedisiplinan, kemampuan berpikir kritis, manajemen waktu, serta komitmen yang kuat dalam menjalani proses pendidikan.
Selain itu, pemateri menjelaskan berbagai jalur penerimaan mahasiswa baru beserta gambaran persyaratan dan proses seleksi yang perlu dipersiapkan. Informasi ini memberikan bekal awal bagi murid yang berminat melanjutkan pendidikan di bidang kedokteran agar dapat menyusun strategi dan mempersiapkan diri sejak dini.
Melalui kegiatan ini, murid MAN IC Paser diharapkan memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai dunia pendidikan kedokteran, termasuk tantangan, peluang, dan kompetensi yang harus dipersiapkan untuk menjadi seorang dokter.
Kegiatan pengenalan perguruan tinggi ini menjadi salah satu upaya MAN IC Paser dalam memperluas wawasan pendidikan murid sekaligus mendukung perencanaan karier dan studi lanjut. Dengan mengenal berbagai pilihan perguruan tinggi dan program studi secara langsung, murid diharapkan semakin termotivasi untuk meraih cita-cita serta mempersiapkan masa depan melalui pendidikan yang berkualitas. (APN)
Dalam kegiatan tersebut, murid mendapatkan materi langsung dari Dr. drg. Risma Aprinda Kristanti, M.Si., selaku Koordinator/Ketua Program Studi Pendidikan Dokter FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang periode 2025–2029. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan departemen kedokteran, gambaran kehidupan perkuliahan, kompetensi yang dipelajari, hingga jalur penerimaan mahasiswa baru.
Dalam pemaparannya, Dr. drg. Risma Aprinda Kristanti memperkenalkan lingkungan akademik dan sistem pembelajaran di Program Studi Pendidikan Dokter FKIK UIN Maliki Malang. Murid juga memperoleh informasi mengenai berbagai bidang keilmuan dan keterampilan yang perlu dikuasai selama menempuh pendidikan kedokteran.
Salah satu keunggulan yang diperkenalkan adalah pembelajaran mengenai kesehatan haji. Materi tersebut menjadi bagian dari kekhasan pembelajaran yang selaras dengan visi Program Studi Pendidikan Dokter UIN Maliki Malang dalam mengembangkan bidang keilmuan kesehatan haji.
Tidak hanya membahas aspek akademik, murid juga diajak mengenal kehidupan mahasiswa kedokteran, mulai dari perkuliahan di kelas, diskusi kelompok, praktikum laboratorium, hingga pembelajaran klinis. Berbagai aktivitas tersebut menuntut mahasiswa memiliki kedisiplinan, kemampuan berpikir kritis, manajemen waktu, serta komitmen yang kuat dalam menjalani proses pendidikan.
Selain itu, pemateri menjelaskan berbagai jalur penerimaan mahasiswa baru beserta gambaran persyaratan dan proses seleksi yang perlu dipersiapkan. Informasi ini memberikan bekal awal bagi murid yang berminat melanjutkan pendidikan di bidang kedokteran agar dapat menyusun strategi dan mempersiapkan diri sejak dini.
Melalui kegiatan ini, murid MAN IC Paser diharapkan memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai dunia pendidikan kedokteran, termasuk tantangan, peluang, dan kompetensi yang harus dipersiapkan untuk menjadi seorang dokter.
Kegiatan pengenalan perguruan tinggi ini menjadi salah satu upaya MAN IC Paser dalam memperluas wawasan pendidikan murid sekaligus mendukung perencanaan karier dan studi lanjut. Dengan mengenal berbagai pilihan perguruan tinggi dan program studi secara langsung, murid diharapkan semakin termotivasi untuk meraih cita-cita serta mempersiapkan masa depan melalui pendidikan yang berkualitas. (APN)