Paser (Madrasah) - Senin 18 Mei 2026, MAN Insan Cendekia Paser melaksanakan hari pertama Ujian Akhir Semester (UAS) Kajian Kitab mata pelajaran Tafsir menggunakan sistem Computer Based Test (CBT). Ujian berlangsung pada pukul 19.00–20.00 WITA setelah pelaksanaan salat Magrib berjamaah dan diikuti oleh seluruh murid secara serentak di ruang kelas masing-masing.
Pelaksanaan ujian berbasis CBT ini menjadi salah satu langkah madrasah dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses pembelajaran dan evaluasi. Selama ujian berlangsung, para murid mengerjakan soal menggunakan laptop yang telah terhubung dengan sistem CBT madrasah.
Sejak akses ujian dibuka, seluruh murid dapat masuk ke sistem dengan tertib dan mengikuti ujian sesuai jadwal yang telah ditentukan. Fitur pengacakan soal pada sistem CBT membuat setiap murid memperoleh urutan soal yang berbeda sehingga membantu menciptakan pelaksanaan ujian yang lebih mandiri dan objektif.
Penerapan sistem digital ini mendapat tanggapan positif dari para murid. Naura, salah satu murid kelas XI, mengaku lebih nyaman mengikuti ujian dengan sistem CBT.
"Ujian jadi lebih praktis dan hemat kertas karena menggunakan laptop," ungkapnya usai menyelesaikan ujian Tafsir.
Setelah ujian berakhir, para murid mengembalikan laptop ke ruang CSA (Computer Support Assistant) secara tertib sebelum melanjutkan kegiatan salat Isya berjamaah di masjid.
Pelaksanaan ujian pada hari pertama berlangsung lancar tanpa kendala teknis yang berarti. Infrastruktur pendukung, mulai dari server hingga jaringan internet yang digunakan selama ujian, berfungsi dengan baik sehingga proses pelaksanaan CBT dapat berjalan sesuai rencana.
Selain memberikan kemudahan dalam pelaksanaan dan pengolahan hasil ujian, penggunaan CBT juga mendukung upaya madrasah dalam mengurangi penggunaan kertas atau paperless school.
Keberhasilan pelaksanaan ujian hari pertama ini menjadi langkah positif dalam pengembangan sistem evaluasi pembelajaran di MAN Insan Cendekia Paser. Melalui pemanfaatan teknologi yang tepat, madrasah terus berupaya menghadirkan layanan pendidikan yang efektif, efisien, dan selaras dengan perkembangan era digital. (SFi)
Pelaksanaan ujian berbasis CBT ini menjadi salah satu langkah madrasah dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses pembelajaran dan evaluasi. Selama ujian berlangsung, para murid mengerjakan soal menggunakan laptop yang telah terhubung dengan sistem CBT madrasah.
Sejak akses ujian dibuka, seluruh murid dapat masuk ke sistem dengan tertib dan mengikuti ujian sesuai jadwal yang telah ditentukan. Fitur pengacakan soal pada sistem CBT membuat setiap murid memperoleh urutan soal yang berbeda sehingga membantu menciptakan pelaksanaan ujian yang lebih mandiri dan objektif.
Penerapan sistem digital ini mendapat tanggapan positif dari para murid. Naura, salah satu murid kelas XI, mengaku lebih nyaman mengikuti ujian dengan sistem CBT.
"Ujian jadi lebih praktis dan hemat kertas karena menggunakan laptop," ungkapnya usai menyelesaikan ujian Tafsir.
Setelah ujian berakhir, para murid mengembalikan laptop ke ruang CSA (Computer Support Assistant) secara tertib sebelum melanjutkan kegiatan salat Isya berjamaah di masjid.
Pelaksanaan ujian pada hari pertama berlangsung lancar tanpa kendala teknis yang berarti. Infrastruktur pendukung, mulai dari server hingga jaringan internet yang digunakan selama ujian, berfungsi dengan baik sehingga proses pelaksanaan CBT dapat berjalan sesuai rencana.
Selain memberikan kemudahan dalam pelaksanaan dan pengolahan hasil ujian, penggunaan CBT juga mendukung upaya madrasah dalam mengurangi penggunaan kertas atau paperless school.
Keberhasilan pelaksanaan ujian hari pertama ini menjadi langkah positif dalam pengembangan sistem evaluasi pembelajaran di MAN Insan Cendekia Paser. Melalui pemanfaatan teknologi yang tepat, madrasah terus berupaya menghadirkan layanan pendidikan yang efektif, efisien, dan selaras dengan perkembangan era digital. (SFi)