Paser (Madrasah) - MAN Insan Cendekia Paser terus berkomitmen memperkuat kompetensi global murid melalui penguatan kemampuan berbahasa asing. Komitmen tersebut kembali membuahkan hasil pada pelaksanaan Intensive Language Program (ILP) Generasi 3, di mana 15 peserta dari total 53 peserta berhasil meraih skor TOEFL di atas 500.
Ujian TOEFL dilaksanakan pada Selasa, 06 Januari 2026, bertempat di Happy English Course (HEC) 1, Kampung Inggris, Pare–Kediri, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Berdasarkan hasil tes TOEFL dari HEC 1 yang bekerja sama dengan Brawijaya Language Center, skor tertinggi peserta mencapai 597, sedangkan skor terendah berada pada angka 410.
Nor Annisa, selaku Ketua Program, menyampaikan rasa bangganya atas progres yang ditunjukkan para murid.
“Terdapat peningkatan signifikan jumlah murid yang mendapatkan skor di atas 500 pada ILP kali ini. Ini merupakan suatu kebanggaan besar dan pencapaian yang sangat patut diapresiasi,” ujarnya.
Di sisi lain, Muhammad Nur, selaku Kepala Madrasah, menyampaikan, “Capaian ini menjadi indikator keberhasilan program pembinaan bahasa Inggris yang dirancang secara sistematis dan berkelanjutan. Melalui ILP, MAN IC Paser tidak hanya memfasilitasi peningkatan kemampuan berbahasa asing murid, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, kemandirian, dan daya juang sebagai bagian dari pembentukan karakter Insan Cendekia.”
“Pelaksanaan tes TOEFL yang dilaksanakan oleh Brawijaya Language Center memang didesain terintegrasi dengan kegiatan kursus yang berkolaborasi dengan berbagai pihak. Hal ini kita sinergikan sebagai strategi madrasah dalam menyiapkan murid agar memiliki sertifikat kompetensi berbahasa Inggris yang dapat dimanfaatkan sebagai syarat pendaftaran beasiswa pendidikan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri,” tambah M. Nur.
Guru pendamping, Khairil Anwar turut menyampaikan apresiasi atas kesungguhan para murid selama mengikuti program.
“Program ILP tidak hanya melatih kemampuan berbahasa Inggris, tetapi juga membentuk karakter murid agar berani keluar dari zona nyaman, disiplin dalam belajar, serta siap berkompetisi di tingkat global,” ungkapnya.
Madrasah berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh murid untuk terus meningkatkan kualitas diri. Madrasah juga berkomitmen melanjutkan dan mengembangkan kerja sama strategis dengan HEC 1 sebagai mitra dalam mendukung terwujudnya lulusan Insan Cendekia yang unggul dalam prestasi, kuat dalam karakter, dan berwawasan global.(nina)
Ujian TOEFL dilaksanakan pada Selasa, 06 Januari 2026, bertempat di Happy English Course (HEC) 1, Kampung Inggris, Pare–Kediri, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Berdasarkan hasil tes TOEFL dari HEC 1 yang bekerja sama dengan Brawijaya Language Center, skor tertinggi peserta mencapai 597, sedangkan skor terendah berada pada angka 410.
Nor Annisa, selaku Ketua Program, menyampaikan rasa bangganya atas progres yang ditunjukkan para murid.
“Terdapat peningkatan signifikan jumlah murid yang mendapatkan skor di atas 500 pada ILP kali ini. Ini merupakan suatu kebanggaan besar dan pencapaian yang sangat patut diapresiasi,” ujarnya.
Di sisi lain, Muhammad Nur, selaku Kepala Madrasah, menyampaikan, “Capaian ini menjadi indikator keberhasilan program pembinaan bahasa Inggris yang dirancang secara sistematis dan berkelanjutan. Melalui ILP, MAN IC Paser tidak hanya memfasilitasi peningkatan kemampuan berbahasa asing murid, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, kemandirian, dan daya juang sebagai bagian dari pembentukan karakter Insan Cendekia.”
“Pelaksanaan tes TOEFL yang dilaksanakan oleh Brawijaya Language Center memang didesain terintegrasi dengan kegiatan kursus yang berkolaborasi dengan berbagai pihak. Hal ini kita sinergikan sebagai strategi madrasah dalam menyiapkan murid agar memiliki sertifikat kompetensi berbahasa Inggris yang dapat dimanfaatkan sebagai syarat pendaftaran beasiswa pendidikan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri,” tambah M. Nur.
Guru pendamping, Khairil Anwar turut menyampaikan apresiasi atas kesungguhan para murid selama mengikuti program.
“Program ILP tidak hanya melatih kemampuan berbahasa Inggris, tetapi juga membentuk karakter murid agar berani keluar dari zona nyaman, disiplin dalam belajar, serta siap berkompetisi di tingkat global,” ungkapnya.
Madrasah berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh murid untuk terus meningkatkan kualitas diri. Madrasah juga berkomitmen melanjutkan dan mengembangkan kerja sama strategis dengan HEC 1 sebagai mitra dalam mendukung terwujudnya lulusan Insan Cendekia yang unggul dalam prestasi, kuat dalam karakter, dan berwawasan global.(nina)